Majalengka — Permasalahan licinnya jalan di perbatasan Majalengka–Cirebon kini jadi sorotan publik. Warga setempat menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap kondisi permukaan aspal yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna lalu lintas, terutama saat hujan turun.
Keluhan ini muncul karena material sisa angkutan tercecer di beberapa titik jalan, sehingga permukaan menjadi sangat licin. Banyak pengendara motor yang melewati rute ini setiap hari, meningkatkan risiko kecelakaan.
Respons Cepat dari Aparat Gabungan
Mendengar aspirasi masyarakat, Satlantas Polres Majalengka bersama Polsek Sindangwangi, TNI, Dishub, Satpol PP, dan unsur Pemkab langsung mengambil tindakan cepat. Semua pihak berkumpul dalam rapat koordinasi untuk membahas solusi keselamatan di Kantor Desa Lengkong Wetan, Rabu (7/1/2026).
Warga yang diwakili perwakilan pemerintah desa menyampaikan bahwa material yang jatuh sejak beberapa waktu lalu mengganggu kenyamanan dan menimbulkan risiko kecelakaan.
Penanganan Instan Demi Keselamatan Lalu Lintas
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Lantas AKP Rudy Sudaryono menegaskan bahwa laporan warga menjadi dasar utama respons cepat aparat keamanan. Ia menambahkan, kondisi jalan yang kotor dan licin tidak boleh dibiarkan karena dapat memicu kecelakaan fatal.
Sebagai langkah awal, tim gabungan menyepakati pembersihan menyeluruh dan penyemprotan badan jalan untuk menghilangkan sisa material yang menempel di aspal. Tindakan ini diharapkan dapat mengurangi bahaya bagi semua pengguna jalan.
Sinergi Instansi untuk Keamanan Warga
Kegiatan pembersihan berlangsung aman dan terkendali. Langkah koordinasi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mendapat respons positif dari warga yang berharap jalan kembali aman dilintasi setiap hari.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa respons cepat dan keterlibatan lintas instansi penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Majalengka.


Komentar