Majalengka – Dinamika politik di Kabupaten Majalengka kembali memanas. Salah satu nama senior partai yang mencuat adalah mantan Bupati Sutrisno, yang kini mendapat peluang kuat untuk kembali menduduki pucuk pimpinan DPC PDI Perjuangan Majalengka.
Berdasarkan data internal partai, Sutrisno menjadi favorit dengan dukungan kuat dari Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Majalengka. Ia tercatat memperoleh usulan terbanyak, yakni dari 24 PAC, mengungguli tokoh lain seperti mantan Bupati Karna Sobahi (14 PAC) dan Ketua DPRD Didi Supriadi (13 PAC).
Sementara itu, Didi Supriadi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Advokasi & Hukum DPC PDIP Majalengka, menegaskan bahwa dirinya tidak mengincar posisi ketua. Ia secara resmi mengundurkan diri dari bursa pencalonan dan menyatakan kepercayaannya terhadap dua figur senior, Sutrisno dan Karna Sobahi.
Mekanisme pencalonan di DPC PDIP Majalengka berjalan melalui usulan maksimal tiga nama dari tiap PAC, sebanyak 26 PAC di wilayah ini. Usulan-usulan tersebut kemudian diteruskan ke kepengurusan pusat (DPP) untuk diverifikasi, dibahas, dan diplenokan.
Meski Sutrisno berada di posisi teratas dalam jumlah usulan, keputusan akhir tetap berada di tangan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Alasan Sutrisno Berpeluang Kembali
- Basis akar rumput kuat: Sutrisno dan Karna Sobahi memiliki loyalitas kuat di kalangan internal partai serta jaringan politis yang mapan.
- Pengalaman memimpin: Keduanya pernah menjadi Ketua DPC sekaligus memimpin Kabupaten Majalengka, sehingga dinilai memiliki rekam jejak memadai.
- Momentum internal: Proses usulan dari 26 PAC membuka peluang bagi figur lama untuk kembali muncul ke permukaan.
Tantangan yang Menanti
- Keputusan final tetap berada di DPP PDIP, sehingga Sutrisno belum pasti menjadi Ketua DPC.
- Figur lain seperti Karna Sobahi, Didi Supriadi, dan Tarsono D. Mardiana masih menjadi perhitungan partai.
- Dinamika politik lokal yang terus berubah akan sangat menentukan hasil akhir, termasuk loyalitas PAC dan strategi partai jangka panjang.
Kesimpulan
Peluang Sutrisno untuk kembali menjadi Ketua DPC PDIP Majalengka sangat terbuka, namun kemenangan belum pasti. Proses akhirnya akan ditentukan oleh keputusan pusat partai. Bagi warga Majalengka dan pengamat politik, perkembangan ini menjadi sorotan penting bagi pembaruan kepemimpinan partai di tingkat kabupaten.


Komentar