Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan penambahan 50.000 investor syariah baru pada 2026. Target ambisius ini muncul setelah pertumbuhan investor syariah sepanjang 2025 melampaui ekspektasi dan mencatatkan kinerja yang sangat positif.
Lonjakan jumlah investor dan nilai transaksi membuktikan bahwa pasar modal syariah Indonesia semakin diminati masyarakat. BEI pun optimistis tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut.
Pertumbuhan Investor Syariah Tumbuh Signifikan
Sepanjang 2025, jumlah investor syariah menunjukkan peningkatan yang kuat. Hingga akhir Desember 2025:
-
Total investor syariah mencapai lebih dari 217.000 Single Investor Identification (SID)
-
Investor syariah aktif menembus angka 43.000 orang
-
Pertumbuhan ini jauh melampaui target awal 13.500 investor baru
Capaian tersebut mendorong BEI menaikkan target secara agresif pada 2026. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen penguatan ekosistem investasi berbasis prinsip syariah di Indonesia.
Nilai Transaksi Tembus Rp11,2 Triliun
Tak hanya jumlah investor yang meningkat, aktivitas transaksi juga melonjak tajam. Sepanjang 2025:
-
Nilai transaksi saham syariah mencapai Rp11,2 triliun
-
Volume perdagangan menembus 30,6 miliar saham
-
Frekuensi transaksi mencapai 2,7 juta kali
Angka ini menunjukkan investor syariah tidak sekadar membuka rekening, tetapi aktif bertransaksi dan berkontribusi terhadap likuiditas pasar.
Saham Syariah Mendominasi Bursa
Per akhir 2025, terdapat 672 saham syariah dari total 956 saham yang tercatat di BEI. Artinya, mayoritas saham di pasar modal Indonesia telah memenuhi prinsip syariah.
Kapitalisasi pasar saham syariah juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pasar modal syariah terbesar di kawasan.
Strategi Perluasan Investor 2026
Untuk mencapai target 50.000 investor baru, BEI akan:
-
Mengintensifkan edukasi dan literasi pasar modal syariah
-
Memperluas kerja sama dengan kampus, komunitas, dan pesantren
-
Mengoptimalkan digitalisasi pembukaan rekening saham syariah
-
Menggelar lebih banyak program inklusi keuangan berbasis syariah
Strategi ini diharapkan mampu mendorong partisipasi generasi muda dan masyarakat luas agar semakin percaya diri berinvestasi sesuai prinsip syariah.
Momentum Positif Pasar Modal Syariah Indonesia
Pertumbuhan jumlah investor, lonjakan transaksi, dan dominasi saham syariah menegaskan bahwa pasar modal syariah Indonesia berada dalam fase ekspansi yang kuat. Jika tren ini terus berlanjut, target 50.000 investor baru pada 2026 bukanlah hal yang mustahil.
Pasar modal syariah kini bukan hanya alternatif, tetapi telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin berinvestasi secara produktif, transparan, dan sesuai prinsip syariah.


Komentar