MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama Kodim 0617/Majalengka resmi membuka kembali Gua Jepang Majalengka usai menjalani renovasi menyeluruh, Jumat (6/2/2026). Revitalisasi ini menjadi langkah strategis untuk mengangkat situs bersejarah tersebut sebagai destinasi wisata edukatif dan bernilai budaya tinggi.
Peresmian renovasi dipimpin langsung oleh Bupati Majalengka H. Eman Suherman bersama Komandan Kodim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Kodim 0617/Majalengka.
Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa Gua Jepang memiliki potensi besar sebagai ikon wisata sejarah Majalengka. Lokasinya yang strategis di kawasan perkotaan dan dekat pusat pemerintahan menjadikannya mudah diakses oleh masyarakat maupun wisatawan luar daerah.
“Selama ini Gua Jepang belum tergarap maksimal. Padahal, nilai sejarahnya sangat tinggi dan bisa menjadi sarana edukasi bagi generasi muda,” ujar Eman.
Proses pembersihan dan penataan kawasan mengungkap struktur gua yang masih kokoh dan terawat. Berdasarkan catatan sejarah, Gua Jepang dibangun sekitar tahun 1942 oleh tentara Jepang sebagai bagian dari sistem pertahanan pada masa pendudukan. Keberadaan gua ini menjadi saksi bisu perjalanan sejarah bangsa yang patut dijaga dan dilestarikan.
Menariknya, renovasi Gua Jepang tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Program tersebut terlaksana berkat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Majalengka, Kodim 0617/Majalengka, serta dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari pihak swasta.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan cagar budaya agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kini, Gua Jepang Majalengka tampil dengan wajah baru. Penataan area yang lebih rapi, aman, dan nyaman membuatnya tidak hanya berfungsi sebagai situs sejarah, tetapi juga destinasi wisata edukatif yang menarik dan ramah pengunjung.
Dengan revitalisasi ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap Gua Jepang mampu meningkatkan kunjungan wisata, memperkuat sektor pariwisata lokal, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian sejarah daerah.


Komentar