MAJALENGKA — Peringatan Hari Jadi ke-186 Kabupaten Majalengka yang jatuh pada 11 Februari 2026 menjadi momentum penting bagi daerah untuk melakukan refleksi sejarah sekaligus meneguhkan arah pembangunan ke depan. Perayaan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga sarat makna strategis bagi masa depan Majalengka.
Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka mengusung tema “Menapak Sejarah, Bangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung SAE.” Tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan, keberlanjutan, serta tekad kuat untuk menghadirkan kemajuan berbasis nilai sejarah dan budaya lokal.
Menapak Sejarah sebagai Fondasi Identitas Daerah
Frasa Menapak Sejarah mengajak seluruh masyarakat Majalengka untuk memahami dan menghargai perjalanan panjang daerah sejak berdiri pada 11 Februari 1840. Sejarah tidak hanya dipandang sebagai catatan masa lalu, tetapi menjadi pijakan penting dalam membangun identitas dan karakter masyarakat yang kuat.
Dengan memahami akar sejarahnya, Majalengka diharapkan mampu menjaga nilai-nilai luhur, memperkuat kebanggaan daerah, serta menjadikannya sebagai modal sosial dalam menghadapi tantangan zaman.
Kolaborasi, Kunci Pembangunan Berkelanjutan
Tema Hari Jadi ke-186 juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah mendorong sinergi antara aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta generasi muda agar pembangunan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini menjadi fondasi dalam menciptakan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap program pembangunan daerah.
Inovasi sebagai Penggerak Kemajuan Majalengka
Di tengah dinamika perubahan global, inovasi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing daerah. Pemerintah Kabupaten Majalengka terus mendorong lahirnya ide-ide kreatif, pemanfaatan teknologi, serta terobosan di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, ekonomi, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Inovasi tidak hanya dipahami sebagai kemajuan teknologi, tetapi juga sebagai cara baru dalam menyelesaikan persoalan masyarakat secara lebih efektif dan adaptif.
Majalengka Langkung SAE, Visi Masa Depan Daerah
Seluruh semangat tersebut bermuara pada visi pembangunan Majalengka Langkung SAE, yang menjadi arah kebijakan daerah periode 2025–2029. Visi ini menggambarkan komitmen untuk mewujudkan Majalengka yang lebih Sejahtera, Adaptif, dan Unggul di berbagai bidang.
Melalui visi ini, pemerintah berharap Majalengka mampu tumbuh sebagai daerah yang maju secara ekonomi, kuat secara sosial, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.
Hari Jadi sebagai Ajang Refleksi dan Aksi Bersama
Peringatan Hari Jadi ke-186 Kabupaten Majalengka dirancang bukan hanya sebagai perayaan tahunan, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan konsolidasi bersama. Pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai titik awal memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.
Partisipasi aktif masyarakat menjadi indikator utama keberhasilan peringatan Hari Jadi, sekaligus cermin komitmen bersama dalam membangun Majalengka yang lebih baik di masa depan.


Komentar