MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka memperkuat ketahanan pangan daerah dengan menyalurkan bantuan pestisida kepada puluhan kelompok tani dan gabungan kelompok tani (poktan/gapoktan). Langkah ini menjadi strategi konkret untuk mengantisipasi serangan hama serta menjaga stabilitas produksi pertanian.
Bupati Eman Suherman memimpin langsung penyaluran bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk melindungi petani dari ancaman Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang kerap muncul setiap musim tanam.
Program ini mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI dan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian yang bersumber dari APBN Tahun 2025. Dukungan tersebut memperkuat komitmen Majalengka dalam menjaga posisinya sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Barat.
Buffer Stock Pestisida untuk Antisipasi Serangan Hama
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Majalengka menyiapkan stok pestisida sebagai buffer stock guna mengendalikan serangan hama di lahan pertanian. Bantuan yang disalurkan meliputi:
-
Ribuan liter insektisida
-
Ratusan kilogram fungisida
-
Puluhan ribu kilogram rodentisida
Petugas akan mendistribusikan bantuan tersebut sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Dengan ketersediaan stok ini, pemerintah daerah menargetkan penurunan risiko gagal panen sekaligus peningkatan produktivitas hasil pertanian.
Pesan Bupati: Gunakan Bantuan Secara Tepat dan Bijak
Bupati Eman Suherman meminta para petani menggunakan pestisida secara tepat sasaran dan sesuai aturan. Ia menekankan bahwa efektivitas bantuan tidak hanya bergantung pada jumlah, tetapi juga pada cara penggunaan di lapangan.
Menurutnya, pengelolaan yang tepat akan menjaga kualitas tanaman, meningkatkan hasil panen, serta mendukung kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Komitmen Jaga Produksi dan Kesejahteraan Petani
Selain menyalurkan bantuan, pemerintah daerah juga mendorong pendampingan intensif melalui penyuluh pertanian. Sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani diharapkan mampu memperkuat sistem pertanian Majalengka dari hulu hingga hilir.
Melalui strategi ini, Majalengka terus memperkokoh ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas produksi, dan memastikan petani tetap produktif di tengah berbagai tantangan pertanian.


Komentar