MAJALENGKA – Kejaksaan Negeri Majalengka resmi mencanangkan Zona Integritas sebagai langkah strategis menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026. Pencanangan ini menjadi bukti nyata keseriusan institusi dalam memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Majalengka.
Komitmen Nyata Menuju Birokrasi Bersih
Seluruh jajaran pegawai mengikuti apel pencanangan dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sistem kerja yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Sukma Djaya Negara, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas harus berjalan konsisten dan terukur. Seluruh pegawai harus menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta memberikan pelayanan hukum yang responsif kepada masyarakat.
Penandatanganan Pakta Integritas
Sebagai bentuk keseriusan, seluruh pegawai menandatangani Pakta Integritas. Langkah ini memperkuat komitmen untuk:
-
Menolak segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
-
Meningkatkan kualitas pelayanan publik secara profesional.
-
Menjaga transparansi dalam setiap proses penegakan hukum.
-
Mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan.
Penandatanganan tersebut menegaskan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar program administratif, tetapi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh unsur organisasi.
Empat Pilar Menuju WBK dan WBBM 2026
Dalam arahannya, Kepala Kejari Majalengka menekankan empat fokus utama untuk meraih predikat WBK dan WBBM tahun 2026:
-
Penguatan integritas aparatur dalam setiap pelaksanaan tugas.
-
Penerapan budaya kerja BerAKHLAK sebagai fondasi pelayanan publik.
-
Optimalisasi pelayanan hukum yang cepat, tepat, dan ramah.
-
Peningkatan kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang transparan.
Strategi ini akan dijalankan secara konsisten melalui evaluasi berkala dan pengawasan internal yang ketat.
Wujud Reformasi Birokrasi Berkelanjutan
Pencanangan Zona Integritas ini menunjukkan bahwa Kejari Majalengka tidak hanya berfokus pada target administratif, tetapi juga pada perubahan budaya kerja. Institusi ini berupaya menghadirkan pelayanan hukum yang modern, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan komitmen yang kuat dan langkah terstruktur, Kejari Majalengka optimistis dapat meraih predikat WBK dan WBBM pada 2026. Upaya ini sekaligus memperkuat citra lembaga sebagai institusi penegak hukum yang bersih, transparan, dan terpercaya.


Komentar