MAJALENGKA, 29 November 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka resmi mengukuhkan delapan mahasiswa dari empat perguruan tinggi sebagai Duta Zakat pada Sabtu (29/11). Pengukuhan berlangsung di Kantor BAZNAS Majalengka dan ditandai dengan penyerahan langsung Surat Keputusan (SK) kepada para mahasiswa terpilih.
Mahasiswa yang dikukuhkan berasal dari empat kampus, yaitu Universitas Majalengka (UNMA), Universitas Sindang Kasih Majalengka (UNSIKA), Universitas YPIB Majalengka, dan Institut Budi Utomo Nasional Majalengka (IBON). Dari total delapan mahasiswa, tujuh hadir secara langsung, sementara satu lainnya berhalangan hadir karena sakit.
Perkuat Literasi Zakat dan Filantropi di Kalangan Generasi Muda
Ketua BAZNAS Majalengka, Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa penunjukan Duta Zakat merupakan langkah strategis dalam mendorong edukasi zakat serta gerakan filantropi di masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang dekat dengan generasi milenial dan Gen Z.
“Duta Zakat bukan hanya predikat, tetapi mitra strategis BAZNAS dalam menghadirkan inovasi, memperkuat literasi, serta menggerakkan kesadaran masyarakat untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah,” ujarnya.
Agus menambahkan bahwa generasi muda perlu dilibatkan dalam kampanye zakat yang kreatif, relevan, dan mudah diterima. Dengan pendekatan kekinian, para Duta Zakat diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi zakat sampai ke lingkungan kampus dan masyarakat umum.
Kolaborasi Kampus, BAZNAS, dan Pemerintah Daerah
BAZNAS Majalengka menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat gerakan zakat. Sinergi antara kampus, BAZNAS, dan pemerintah daerah diyakini akan mendorong munculnya program zakat yang lebih inovatif, terukur, dan berdampak besar bagi masyarakat.
Dengan hadirnya Duta Zakat di setiap kampus, BAZNAS berharap dapat memperluas jangkauan muzaki dan mustahik, serta menumbuhkan budaya filantropi modern yang menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda.
Tujuan Program Duta Zakat
Program ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan literasi zakat di kalangan mahasiswa.
- Mengembangkan kampanye filantropi berbasis media digital.
- Menumbuhkan kepedulian sosial dan empati generasi muda.
- Mendukung tata kelola zakat agar lebih tepat sasaran.


Komentar