Daerah
Beranda » Berita » Pasokan Susu Terbatas, Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Majalengka Alami Kendala

Pasokan Susu Terbatas, Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Majalengka Alami Kendala

MAJALENGKA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat kini menghadapi tantangan di Kabupaten Majalengka. Sejumlah dapur penyedia layanan gizi mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan susu kemasan karena pasokan dari distributor terbatas.

Kondisi ini membuat beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus bekerja lebih keras agar menu makanan yang disediakan tetap sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah.

Dapur SPPG Majalengka Mulai Kekurangan Stok Susu

Beberapa pengelola dapur SPPG di Majalengka mulai merasakan dampak dari terbatasnya distribusi susu kemasan. Padahal, susu merupakan salah satu komponen penting dalam menu harian program MBG.

Salah satu pengelola dapur SPPG di Kecamatan Sukahaji, Feby, menyampaikan bahwa pihaknya mengalami kesulitan membeli susu dalam jumlah besar. Distributor diketahui membatasi jumlah pembelian dengan alasan menjaga stabilitas harga di pasar ritel.

Situasi tersebut membuat dapur program gizi kesulitan menjaga ketersediaan menu sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Kejari Majalengka Sita Aset Koruptor Program Pertanian, Gagal Bayar Uang Pengganti Rp1,3 Miliar

Kebutuhan Susu Program MBG Cukup Tinggi

Permintaan susu untuk program MBG di Majalengka tergolong tinggi. Setiap dapur SPPG harus menyediakan stok secara rutin agar menu makanan tetap lengkap dan bergizi.

Sebagai contoh, salah satu dapur SPPG di wilayah Andir, Kecamatan Jatiwangi, membutuhkan sekitar 300 karton susu setiap minggu. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 1.200 kemasan susu yang harus tersedia secara konsisten.

Jika pasokan susu tidak mencukupi, proses distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat berpotensi mengalami kendala.

Distributor Diharapkan Mendukung Program Pemerintah

Pengelola dapur SPPG berharap distributor susu dapat memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah, terutama program yang berkaitan langsung dengan peningkatan gizi masyarakat.

Kebijakan distribusi yang lebih fleksibel dinilai dapat membantu kelancaran program Makan Bergizi Gratis di Majalengka.

Lonjakan Harga Minyak Dunia Picu Evaluasi APBN 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Antisipasi

Dengan ketersediaan bahan makanan yang stabil, program ini diharapkan dapat berjalan optimal dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi masa depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *