MAJALENGKA – Anggota Komisi XI DPR RI, Galih Dimuntur Kartasasmita, kembali turun langsung menyerap aspirasi warga Majalengka dalam agenda reses tahun 2026. Kegiatan ini memperkuat komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat di tingkat pusat.
Ratusan warga menghadiri pertemuan yang berlangsung di Gedung KNPI Majalengka. Mereka menyampaikan berbagai persoalan daerah sekaligus berdialog secara terbuka dengan Galih.
Reses DPR: Wadah Aspirasi Masyarakat Majalengka
Dalam sambutannya, Galih menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang terus berkembang.
Menurutnya, Indonesia bukan sekadar wilayah yang luas, tetapi rumah bagi jutaan aspirasi rakyat yang perlu diperjuangkan secara konsisten. Ia mengajak masyarakat menjaga kebersamaan serta memperkuat semangat kebangsaan di tengah dinamika zaman.
Kegiatan reses ini menjadi momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat Majalengka, sekaligus menyelaraskannya dengan kebijakan nasional.
Infrastruktur, UMKM, dan Lapangan Kerja Jadi Sorotan
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah isu strategis, antara lain:
-
Percepatan pembangunan infrastruktur daerah
-
Dukungan konkret bagi pelaku UMKM
-
Perluasan akses pendidikan
-
Pembukaan lapangan kerja baru
Galih menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan ia kawal dan bawa ke pembahasan di DPR RI. Ia berkomitmen memperjuangkan program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dorong Penguatan Nilai Kebangsaan
Selain menyerap aspirasi, Galih juga menyoroti pentingnya penguatan nilai kebangsaan. Ia mengingatkan masyarakat untuk terus mengamalkan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap empat pilar kebangsaan akan membantu masyarakat menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri bangsa.
Komitmen Nyata Wakil Rakyat
Agenda reses ini menunjukkan pendekatan aktif dan responsif dalam membangun komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat. Galih menilai dialog langsung seperti ini mampu menghadirkan solusi yang lebih tepat sasaran.
Dengan menyerap aspirasi warga Majalengka secara langsung, ia berharap kebijakan yang lahir di tingkat pusat benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat daerah.


Komentar