MAJALENGKA — Kepolisian Resor (Polres) Majalengka kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, jajaran Satresnarkoba Polres Majalengka berhasil mengungkap tiga kasus narkoba sekaligus dan mengamankan empat orang tersangka di sejumlah wilayah Kabupaten Majalengka.
Pengungkapan tersebut dilakukan di Kecamatan Cikijing, Kasokandel, dan Talaga. Operasi ini menjadi bukti keseriusan aparat kepolisian dalam menekan peredaran narkotika dan obat keras berbahaya yang meresahkan masyarakat.
Empat Tersangka dengan Peran Berbeda
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan empat tersangka dengan latar belakang berbeda, yakni:
-
JS (44), wiraswasta, warga Kabupaten Kuningan
-
HN (48), buruh, warga Kecamatan Jatiwangi
-
DR (30), buruh, warga Kecamatan Dawuan
-
YN (19), pelajar/mahasiswa, warga Kecamatan Malausma
Para tersangka diketahui menjalankan aksinya dalam rentang waktu tiga bulan hingga satu tahun. Mereka berperan sebagai pengguna, kurir, hingga pengedar. Untuk mengelabui petugas, para pelaku menggunakan berbagai modus, mulai dari sistem tempel barang, adu banteng, hingga transaksi melalui telepon genggam.
Barang Bukti dan Nilai Ekonomis
Dalam pengungkapan tiga kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti penting, antara lain:
-
Sabu seberat 4,02 gram
-
1.247 butir obat keras terbatas
-
Empat unit telepon genggam
-
Alat hisap (bong)
-
Uang tunai hasil penjualan sekitar Rp943 ribu
Berdasarkan perhitungan kepolisian, total nilai barang bukti mencapai sekitar Rp22 juta. Jika beredar di masyarakat, barang tersebut berpotensi merusak ratusan generasi muda.
Terancam Hukuman Berat
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, khususnya Pasal 114 ayat (1) dan pasal terkait lainnya. Mereka terancam hukuman 5 hingga 12 tahun penjara, tergantung peran dan tingkat keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba.
Polisi Apresiasi Peran Masyarakat
Kapolres Majalengka menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi. Menurutnya, partisipasi warga sangat membantu aparat dalam mengungkap jaringan narkoba di wilayah Majalengka.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian serta berani melaporkan aktivitas mencurigakan. Langkah tersebut dinilai penting demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.


Komentar