Pemkab Majalengka
Beranda » Berita » Kampung SAE Majalengka: Gerakan Lingkungan yang Bangun Edukasi dan Solidaritas Warga

Kampung SAE Majalengka: Gerakan Lingkungan yang Bangun Edukasi dan Solidaritas Warga

Majalengka — Program Kampung SAE (Sehat, Aman, Ekonomis) kini berkembang menjadi gerakan kolektif warga yang tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi ruang belajar, edukasi sosial, dan penguatan solidaritas masyarakat.

Gerakan Lingkungan yang Bertransformasi Menjadi Ruang Belajar

Di Kelurahan Majalengka Kulon, Kampung SAE terbukti mampu menghidupkan partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman. Program ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari warga RT/RW, aparatur kelurahan, hingga perangkat daerah yang memberikan pendampingan.

Kegiatan utama Kampung SAE meliputi:

  • aksi bersih-bersih rutin,
  • penataan kawasan permukiman,
  • penyediaan ruang edukasi lingkungan,
  • penanaman pohon dan penghijauan,
  • serta pemanfaatan ruang publik menjadi area produktif dan ramah keluarga.

Perubahan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga menumbuhkan budaya baru di masyarakat: peduli, kompak, dan sadar lingkungan.

UMR Majalengka 2026 Segera Diumumkan, Pemerintah Terapkan Formula Baru Penetapan UMP

Aksi Kolektif: Bersih, Hijau, dan Berdaya

Gerakan Jumat Bersih, penghijauan, hingga penerapan bank sampah menjadi kegiatan berkelanjutan yang semakin memperkuat kebersamaan warga.

Program-program tersebut berhasil:

  • menekan volume sampah rumah tangga,
  • memperindah lingkungan permukiman,
  • menciptakan ruang bermain anak yang aman,
  • serta mendorong kreativitas warga dalam memanfaatkan ruang publik.

Kampung SAE kini berubah menjadi etalase kecil bagaimana sebuah permukiman dapat tumbuh menjadi komunitas yang aktif, produktif, dan peduli lingkungan.

Sarana Edukasi Sosial dan Penguatan Solidaritas

Majalengka Raih Predikat Daerah Tertib Ukur 2025 Berkat Inovasi Layanan Tera Keliling

Lebih dari sekadar urusan kebersihan, Kampung SAE menjadi ruang edukasi sosial bagi masyarakat. Di sana, warga belajar tentang:

  • pengelolaan sampah yang benar,
  • pola hidup sehat dan tertib,
  • pentingnya gotong royong,
  • serta nilai-nilai solidaritas antarwarga.

Edukasi dilakukan tidak secara formal, melainkan melalui aktivitas sosial yang dilakukan bersama. Cara ini membuat masyarakat lebih mudah memahami dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Harapan dan Rencana Pengembangan

Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan pengembangan Kampung SAE ke lebih banyak wilayah. Program ini diharapkan menjadi standar baru kualitas lingkungan dan hubungan sosial di tingkat permukiman.

Dengan kesadaran kolektif yang terus tumbuh, Kampung SAE diyakini dapat menjadi model gerakan berbasis komunitas yang membawa perubahan nyata bagi kehidupan warga Majalengka.

Majalengka Diguncang Gempa M 2,3 pada 27 November 2025, BMKG: Tidak Ada Dampak Kerusakan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *