Polres Majalengka
Beranda » Berita » Fakta Kelam di Balik Misteri Pembunuhan Bocah di Majalengka, Pelaku Diduga Pedofil

Fakta Kelam di Balik Misteri Pembunuhan Bocah di Majalengka, Pelaku Diduga Pedofil

Majalengka – Kasus pembunuhan bocah berusia 11 tahun di toilet Mushola At-Taubah, Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, perlahan mulai terkuak. Di balik peristiwa tragis itu, polisi menemukan fakta mencengangkan, pelaku diduga memiliki kelainan perilaku menyimpang secara seksual.

Korban berinisial MRS (11) ditemukan meninggal dunia di dalam toilet mushola yang berjarak tak jauh dari Kantor Desa Sadasari. Penemuan jasad itu menggemparkan warga setempat dan memicu penyelidikan intensif oleh Satreskrim Polres Majalengka.

Dari hasil penyelidikan, pelaku berinisial GG (24) terungkap memiliki modus yang mengerikan. Ia sengaja mencari mangsa dengan cara hunting, mengincar anak-anak di sekitar desa. Hingga akhirnya, pelaku bertemu korban yang tengah bermain sepeda sendirian.

Dengan bujuk rayu dan janji akan memberi uang, pelaku mengajak korban ke area mushola, berpura-pura hendak menggunakan toilet. Namun, niat jahat segera berubah menjadi tragedi.

Saat berada di dalam toilet, pelaku diduga hendak melakukan tindakan cabul. Korban yang berontak mencoba keluar, namun ditarik kembali oleh pelaku dengan kasar, hingga tubuh kecilnya terpental dan kepala membentur tembok tempat wudhu.

Begal Berkedok Penumpang Grab di Majalengka Ditangkap Polisi, Driver Ojol Alami Luka Tusuk

Korban pun lemas, setengah sadar. Melihat hal itu, pelaku menyeret korban ke dalam toilet, menarik bagian lehernya, lalu menelungkupkan tubuh korban di lantai.

“Saat hendak menurunkan celananya untuk melampiaskan nafsu, korban tiba-tiba kejang. Panik, pelaku berinisiatif memasukkan tubuh korban ke dalam bak mandi berisi air hingga akhirnya meninggal dunia,” katanya, Selasa (21/10/2025).

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi, seolah tak terjadi apa-apa. Warga kemudian menemukan tubuh korban dalam kondisi mengenaskan, dengan sejumlah luka di kepala.

Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian didampingi Kasat Reskrim AKP Udiyanto mengatakan, bahwa pelaku telah ditangkap dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Pelaku sempat menjanjikan uang kepada korban, lalu mengajaknya ke toilet mushola. Di sana, pelaku melakukan kekerasan hingga korban meninggal dunia,” jelasnya.

Tragis di Majalengka, Lansia Viral Diduga Korban Begal Ternyata Tewas Akibat Tabrak Lari

Saat ini, tim penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan medis forensik untuk memastikan apakah korban sempat dicabuli sebelum dibunuh. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya korban lain yang pernah menjadi sasaran pelaku dengan modus serupa.

“Selain pelaku, saat ini polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban, sepeda, serta sepeda motor milik pelaku yang digunakan saat kejadian,” ujarnya.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga Majalengka. Sementara itu, aparat kepolisian berjanji akan mengungkap kasus ini secara tuntas dan memberikan keadilan bagi korban kecil yang menjadi korban kebiadaban. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *