Majalengka – Kabar gembira datang bagi dunia pendidikan Indonesia. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengumumkan bahwa lebih dari 609 ribu guru di seluruh Indonesia menerima tunjangan sertifikasi pada tahun 2025.
Kabar ini disampaikan saat kunjungan kerja ke Kabupaten Majalengka, yang diawali dengan kegiatan olahraga bersama di Lapangan GGM Majalengka bersama Bupati Eman Suherman, jajaran Forkopimda, ribuan guru, dan pelajar.
Dalam sesi talkshow bertema “Sinergitas Membangun Pendidikan Bermutu untuk Mewujudkan Majalengka Langkung Sae”, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa tunjangan ini merupakan bentuk nyata apresiasi pemerintah terhadap perjuangan guru.
“Alhamdulillah, tahun 2025 tunjangan guru meningkat. Guru Non-ASN mendapat Rp2 juta, sementara guru ASN sesuai gaji pokok masing-masing,” ungkap Abdul Mu’ti.
Selain kesejahteraan guru, pemerintah juga menyiapkan anggaran khusus untuk perbaikan sarana-prasarana sekolah dan penunjang kegiatan belajar mengajar di 27 provinsi.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong semangat para guru dalam melahirkan generasi unggul.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyambut baik kebijakan tersebut. Ia menilai kehadiran Mendikdasmen membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Majalengka dan Indonesia.
Dengan adanya tunjangan sertifikasi guru 2025 ini, pemerintah berharap kualitas pendidikan semakin meningkat serta menciptakan ekosistem belajar yang lebih baik bagi siswa di seluruh tanah air.


Komentar