MAJALENGKA – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Majalengka mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah strategis. Langkah ini bertujuan memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lancar, aman, dan nyaman saat puncak mobilitas mudik.
Sebanyak 30 titik jalan kini masuk tahap perbaikan dengan total panjang mencapai 117 kilometer. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp143 miliar untuk mendukung proyek tersebut.
Fokus Percepatan Pengerjaan
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa pemerintah menerapkan skema percepatan melalui mekanisme pengadaan langsung agar pekerjaan selesai sebelum puncak arus mudik. Meski mengutamakan kecepatan, pemerintah tetap menjaga kualitas konstruksi agar jalan yang diperbaiki memiliki daya tahan optimal.
Alat berat sudah beroperasi di berbagai lokasi untuk menutup lubang, meratakan permukaan bergelombang, dan memperkuat struktur jalan. Tim teknis juga melakukan pengawasan ketat demi memastikan hasil pengerjaan memenuhi standar keselamatan.
Prioritas Jalur Vital dan Ekonomi
Perbaikan difokuskan pada jalur yang sering dilalui pemudik serta ruas penghubung antar kecamatan. Pemerintah ingin memastikan kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas tanpa hambatan berarti.
Selain mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026, proyek ini juga membawa dampak jangka panjang. Infrastruktur yang lebih baik akan memperlancar distribusi barang, mendukung aktivitas ekonomi lokal, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Komitmen Tuntaskan Sebelum Puncak Mudik
Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan sebagian besar pekerjaan rampung sebelum Lebaran. Jika terdapat ruas yang masih dalam tahap akhir pengerjaan, tim akan melanjutkannya setelah arus mudik mereda tanpa mengganggu mobilitas warga.
Langkah strategis ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


Komentar